Kamis, 15 Januari 2026 Pendapa Agung Tamansiswa menerima kunjungan dari SMK Tamansiswa Mojoagung yang sedang melakukan kegiatan Outing Class ke Yogyakarta sebagai sarana penguatan nilai Ketamansiswaan sekaligus pengembangan jiwa kewirausahaan melalui pengalaman langsung dari budaya, sejarah, hingga praktik usaha....
Selanjutnya →
Salah satu ajaran Ki Hajar Dewantara adalah Sistem Among yang di dalamnya meliputi saling asah saling asih dan saling asuh. Ajaran tersebut relevan dengan kebijakan Kemendikdasmen yang berusaha meletakkan pendidikan sebagai proses untuk membangun karakter dan peradaban bangsa...
Selanjutnya →
Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP)Yogyakarta, yang berlangsung mulai hari Rabu (17/12/2025) hingga Jum’at (19/12/2025)...
Selanjutnya →
Calon guru perlu memiliki kemampuan literasi ilmiah yang kuat agar dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini menjadi sorotan utama dalam workshop karya ilmiah bertema ‘Karya Tulis Ilmiah yang Berkualitas: Strategi dan Teknik Penulisan’ yang diselenggarakan secara daring oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)...
Selanjutnya →
Panitera Harian Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Nyi Hermin Tri Prasetyowati, S.Pd, M.Pd menghadiri pameran “Sutartinah”bersama Wanita Tamansiswa di Rumah Pojok DAS (Dyan Art Studio) Yogyakarta...
Selanjutnya →
Dies Natalis ke-70 bertema Tujuh Dekade UST: Generasi Berbudaya, Unggul Menyongsong Masa Depan di Auditorium Gedung Pusat UST, Sabtu (13/9). Pada kesempatan tersebut, 1.046 lulusan resmi diwisuda, terdiri 885 lulusan program sarjana (S1) dan 161 lulusan magister (S2)... ..
Selanjutnya →Perguruan Tamansiswa pertama kali didirikan di Yogyakarta, yang dahulu dikenal dengan nama Mataram. Hari dan tanggal berdirinya ialah hari Senin Kliwon, tanggal 3 Juli 1922, yang bersamaan dengan tanggal 8 bulan Zulkaidah tahun Ehe 1852 dan tahun Hijrah 1348. Berdirinya Perguruan Tamansiswa diberikan pertanda Candrasengkala "Lawan Sastra Ngesti Mulya", yang artinya "Dengan Pengetahuan (pendidikan) mencapai kemuliaan", yang sampai sekarang ini masih relevan untuk dipakai.
"Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa, Tut wuri handayani"
Di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat dan di belakang memberikan Dorongan (daya kekuatan).
Ki Hadjar Dewantara
2 Mei 1889 – 26 April 1959"